- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
DMI Tangsel Gelar Maghrib Mengaji di Masjid Al Maghfiroh. DMI Kota Tangsel mengadakan Gerakan Maghrib Mengaji di Masjid Al Maghfiroh Pondok Jagung untuk memberantas buta huruf Al-Quran dan mempererat ukhuwah islamiah.
DMI Tangsel Gelar Maghrib Mengaji di Masjid Al Maghfiroh
Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menggulirkan program unggulan Gerakan Maghrib Mengaji.
Kali ini kegiatan syiar agama tersebut berlangsung di Masjid Al Maghfiroh Pondok Jagung Serpong Utara pada Rabu 4 Februari 2026.
Program ini bertujuan menghidupkan kembali tradisi membaca Al-Quran setelah waktu salat Maghrib di tengah masyarakat perkotaan.
Ketua DMI Kota Tangsel Drs H Heli Slamet MSi memimpin langsung rombongan pengurus dalam kunjungan ini.
Kehadiran tim DMI menyita perhatian jemaah setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga selesai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian keliling masjid yang sudah berjalan secara rutin di berbagai wilayah Tangerang Selatan.
Heli Slamet menyatakan bahwa gerakan ini membawa misi penting untuk mempererat silaturahmi antarumat.
Beliau juga menekankan pentingnya memberantas buta huruf Al-Quran yang saat ini masih menjadi tantangan bagi warga.
DMI ingin masjid berfungsi optimal sebagai pusat pendidikan
Kegiatan ini dilakukan serta merta bertujuan untuk meningkatkan jalinan ukhuwah islamiah sekaligus menjaga tali silaturahmi dan juga memelekkan buta huruf ayat suci Al-Qur'an yang harus kita akui masih banyak ditengah masyarakat Kota Tangsel jelas Heli Slamet.
Data yang terkumpul menunjukkan fakta bahwa kemampuan membaca kitab suci di wilayah Banten masih membutuhkan perhatian serius.
Heli Slamet memaparkan angka survei dari lembaga kredibel yang menunjukkan sekitar 12,36 persen masyarakat masih mengalami buta huruf baca tulis Al-Quran.
Selain itu sebanyak 76 persen dari mereka yang bisa membaca ternyata belum masuk kategori lancar atau fasih.
Gerakan Maghrib Mengaji di Masjid Al Maghfiroh ini mengajak masyarakat untuk membudayakan kembali kebiasaan lama yang positif.
DMI Tangsel berharap setiap rumah dan masjid dapat menjadi tempat belajar yang aktif bagi setiap anggota keluarga.
Tradisi ini menurut Heli Slamet merupakan momentum istimewa yang penuh keberkahan bagi masyarakat.
Selain itu gerakan Magrib mengaji sebagai upaya memberikan motivasi dan meningkatkan partisipasi jama'ah seperti dalam kegiatan keagamaan, khususnya dalam membudayakan kembali tradisi mengaji diwaktu Magrib dan momentum yang istimewa penuh keberkahan untuk masyarakat ataupun jama'ah Masjid di Kota Tangsel terangnya.
Pihak pemerintah setempat dan tokoh agama turut hadir
Kolaborasi antara pengurus DMI dan pengurus Masjid Al Maghfiroh menciptakan suasana yang hangat selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat Pondok Jagung merespons positif upaya DMI Tangsel yang konsisten turun ke lapangan demi meningkatkan literasi Al-Quran.
Heli Slamet menegaskan bahwa masjid harus menjadi tempat yang nyaman bagi warga untuk mendalami ilmu agama.
Beliau juga mengajak para orang tua untuk membimbing anak-anak mereka agar tetap menjaga tradisi mengaji di waktu maghrib.
Dengan dukungan semua pihak DMI optimistis tingkat buta huruf Al-Quran di Tangerang Selatan akan terus menurun dari tahun ke tahun.
Acara di Masjid Al Maghfiroh ini berjalan lancar dengan suasana yang khidmat. Pengurus DMI Kota Tangsel berharap semangat mengaji ini tidak berhenti pada saat kunjungan saja melainkan terus berlanjut secara mandiri oleh jemaah.
Program ini sekaligus membuktikan peran aktif DMI dalam membangun karakter religius warga Tangerang Selatan melalui pendekatan yang menyentuh langsung ke akar rumput.

Komentar
Posting Komentar