Peringatan BMKG Jabodetabek Hujan 13-14 Maret 2026

Banjir Jakarta Rendam Kedaung Dan Picu Macet Parah Di Cawang

Banjir Jakarta Rendam Kedaung Dan Picu Macet Parah Di Cawang. Hujan deras merendam kawasan Kedaung Kali Angke Jakarta Utara dan memicu kemacetan parah di Cawang Jakarta Timur. Simak pantauan kondisi terkini di sini.

banjir-jakarta-macet-cawang-kedaung-kali-angke

Banjir Jakarta Rendam Kedaung Dan Picu Macet Parah Di Cawang

Hujan deras yang mengguyur wilayah Ibu Kota Jakarta sejak pagi tadi mengakibatkan genangan air di sejumlah titik jalan utama.

Cuaca ekstrem ini memicu gangguan mobilitas warga karena air merendam akses transportasi penting di beberapa wilayah administratif.

Berdasarkan pantauan lapangan pada Kamis 22 Januari 2026 kondisi banjir terpantau cukup tinggi sehingga menghambat laju kendaraan bermotor.

Genangan Tinggi di Kedaung Kali Angke

Wilayah Jakarta Utara menjadi salah satu area yang terdampak cukup signifikan. Kawasan Kedaung Kali Angke mengalami banjir yang merendam jalanan pemukiman dan akses publik.

Ketinggian air yang meningkat dengan cepat memaksa para pengendara untuk memutar arah atau mencari jalur alternatif lainnya.

Curah hujan yang tinggi melebihi kapasitas drainase lokal sehingga air meluap ke badan jalan. Kondisi ini membuat aktivitas ekonomi di sekitar lokasi terhambat.

Warga setempat berusaha menyelamatkan barang berharga mereka ke tempat yang lebih tinggi sambil menunggu debit air surut.

Petugas terkait juga mulai bersiaga di lokasi untuk membantu mengatur lalu lintas serta memastikan keamanan warga yang melintas di tengah genangan.

Kemacetan Horor di Kawasan Cawang

Dampak hujan deras tidak hanya berupa banjir di wilayah utara namun juga memicu kemacetan parah di Jakarta Timur.

Kawasan Cawang yang merupakan titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai penjuru mengalami kepadatan luar biasa.

vKendaraan hanya mampu bergerak sangat lambat karena adanya genangan air di beberapa ruas jalan protokol.

Penumpukan kendaraan terlihat memanjang dari arah pusat kota menuju wilayah penyangga. Volume kendaraan yang besar tidak sebanding dengan ruang jalan yang menyempit akibat titik banjir.

Banyak pengemudi sepeda motor memilih berteduh di bawah jembatan layang yang semakin memperparah penyempitan jalur.

Polisi lalu lintas bekerja ekstra keras untuk mengurai simpul kepadatan agar arus kendaraan tetap mengalir meski tersendat.

Respons Cepat Petugas Lapangan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengerahkan personel dinas sumber daya air untuk mengoperasikan pompa stasioner maupun pompa portabel.

Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pembuangan air menuju saluran pembuangan utama. Petugas kebersihan juga tampak sibuk membersihkan sampah yang menyumbat mulut selokan agar air lancar mengalir.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi hujan susulan. Para pengguna jalan sebaiknya memeriksa informasi rute terkini melalui aplikasi pemantau banjir sebelum memulai perjalanan.

Kewaspadaan ini sangat penting untuk menghindari jebakan banjir yang bisa merusak mesin kendaraan atau menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Fenomena banjir ini kembali menjadi pengingat pentingnya perawatan infrastruktur drainase secara berkala.

Koordinasi antar wilayah menjadi kunci utama dalam menangani dampak cuaca ekstrem di Jakarta. Masyarakat berharap air segera surut agar rutinitas warga kembali normal tanpa gangguan genangan air yang berisiko bagi kesehatan dan keselamatan.

Komentar